Jl. Panglima Sudirman No. 56, Banjarmendalan, Kec. Lamongan, Kab. Lamongan, Jawa Timur. 0322-311509/0322-321181

BI Larang Kartu Debit Digesek di Mesin Kasir

VIVA.co.id – Bank Indonesia melarang dilakukannya penggesekan ganda (double swipe) kartu ATM maupun kartu kredit dalam transaksi nontunai. Dalam setiap transaksi, kartu hanya boleh digesek sekali di mesin Electronic Data Capture (EDC), dan tidak dilakukan penggesekan lainnya, termasuk di mesin kasir.

Dikutip dari keterangan resmi BI, Selasa 5 September 2017, pelarangan penggesekan ganda tersebut bertujuan untuk melindungi masyarakat dari pencurian data dan informasi kartu.

Pengaturan mengenai penggesekan ganda kartu nontunai itu pun telah tercantum dalam Peraturan Bank Indonesia No. 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran.

Pada Pasal 34 huruf b, BI melarang penyelenggara jasa sistem pembayaran menyalahgunakan data dan informasi nasabah maupun data dan informasi transaksi pembayaran selain untuk tujuan transaksi pemrosesan pembayaran. Tercakup di dalamnya adalah larangan pengambilan data melalui mesin kasir di pedagang.

Salah satu pihak dalam pemrosesan transaksi pembayaran adalah acquirer, yaitu bank atau lembaga yang bekerja sama dengan pedagang, yang dapat memproses data alat pembayaran menggunakan kartu (APMK) yang diterbitkan oleh pihak lain.

Untuk mendukung perlindungan data masyarakat, acquirer wajib memastikan kepatuhan pedagang terhadap larangan penggesekan ganda. Acquirer juga diharapkan mengambil tindakan tegas, antara lain dengan menghentikan kerja sama dengan pedagang yang masih melakukan praktik penggesekan ganda.

Untuk kepentingan rekonsiliasi transaksi pembayaran, pedagang dan acquirer diharapkan dapat menggunakan metode lain yang tidak melibatkan penggesekan ganda.

Masyarakat pun dapat berkontribusi menghindari praktik penggesekan ganda dengan senantiasa menjaga kehati-hatian dalam transaksi nontunai, dan tidak mengizinkan pedagang melakukan penggesekan ganda.

Apabila masyarakat mengetahui atau mengalami praktik penggesekan ganda, masyarakat dapat melaporkan ke Bank Indonesia Contact Center (BICARA) 131,dengan menyebutkan nama pedagang dan nama bank pengelola yang dapat dilihat di stiker mesin EDC.

Artikel terkait

BPR Bank Daerah Lamongan Benahi Struktur Lebih Efisien

LAMONGAN | duta.co- Sehubungan adanya regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terutama aturan tata kelola dan manajemen risiko, maka BPR Bank Daerah Lamongan (BDL) melakukan perubahan struktur baru. Diharapkan struktur baru BPR BDL lebih efisien […]

Learn More

Kepedulian Bank Daerah Lamongan terhadap Masyarakat Sekitar ( CSR )

  Bank Daerah Lamongan menyediakan dana Corporate Social Responsibilty (CSR) sebesar 389.176.646,55 rupiah untuk tahun 2018. CSR merupkan Dana yang disalurkan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat Lamongan. Bagaimana Bentuk Kepedulian Bank Daerah Lamongan terhadap masyarakat […]

Learn More
× Customer Service